Pengertian, Sejarah dan Fadhilah Maulid Burdah

maula_ya_salle_wasallim_daeeman_abadan1

“Wahai Tuhanku limpahkanlah shalawat dan salam kepada kekasih-Mu sebaik-baik makhluk semuanya Dialah sang kekasih yang diharapkan syafa’atnya dari setiap huru-hara yang menimpa”

Assalamualaikum Wr.Wb

Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad

Bismillahirrahmanirrahim

Pada postingan ini saya akan membahas tentang Maulid Burdah , yaitu maulid yang sangat popular di Indonesia terutama di daerah jawa . Maulid burdah ini sudah banyak dilantunkan dimana-mana , bahkan banyak yang sudah menjadikanya sebagai rutinan mingguan ataupun bulanan.

Pengertian Burdah

Burdah secara bahasa berarti mantel dan juga bisa berarti shifa (kesembuhan). Burdah merupakan karya dari Syaikh Al-Imam Al-Bushiri atau yang mempunyai nama asli Syarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin Sa’id. Imam Busyiri merupakan seorang penyair yang suka memuji raja-raja untuk mendapatkan uang. Kemudian beliau tertimpa sakit faalij (setengah lumpuh) yang tidak kunjung sembuh setelah berobat ke dokter manapun. Burdah yang selama ini kita kenal tidak hanya tertuju kepada gubahan-gubahan al-Bushiri. Tetapi Burdah ternyata juga memiliki akar yang kuat dalam budaya dan kesejarahan sastra di masa Rasulullah S.a.w.

Sejarah Burdah

Imam al-Busirilahir lahir pada tahun 610 Hijriah (1213 Masehi) dan meninggal dunia pada tahun 695 Hijriah (1296 Masehi). Beliau telah diasuh oleh ayahandanya sendiri dalam mempelajari al-Quran dan juga ilmu kesastraan arab. Untuk memperdalamkan ilmu-ilmunya kemudian beliau berhijrah ke Kaherah. Disana Imam al-Busiri menjadi seorang sasterawan dan penyair yang terkenal.

Qasidah Burdah memiliki 160 bait yang ditulis dengan gaya bahasa yang menarik, lembut dan elegan. Imam al-Busiri menceritakan kehidupan Nabi Muhammad saw kedalam bentuk bait-bait puisi yang sangat indah.

Imam al-Busiri hidup dalam zaman transisi atau perpindahan kuasa, yaitu perpindahan dari dinasti Ayyubiyyah kepada dinastik Mamalik Bahriyah. Pada ketika itu, pergolakan politik semakin gawat, akhlak masyarakat merosot dan para pemerintah terlalu mengejar kemewahan duniawi. Maka pada saat keadaan yang kacau itu, muncullah Qasidah yang dikarang oleh Imam al-Busiri yang seakan-akan mengajak manusia kembali mencontohi kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Qasidah Burdah ini bermula pada saat Imam al-Busiri tiba-tiba jatuh sakit dan diserang penyakit Syalal (lumpuh). Menurut catatan ahli tarikh, beliau lumpuh separuh badan. Tabib-tabib yang terkemuka gagal mengubat penyakitnya. Dalam keadaan kesakitan dan tidak berdaya, Imam al-Busiri mengarang syair-syair tentang Raslullah saw. Kemuncaknya,pada suatu malam ketika Imam al-Busiri tertidur, beliau bermimpi melantunkan qasidah-qasidah yang dikarangnya di hadapan Baginda Rasulullah saw. Rasulullah saw dalam mimpinya sangat gembira dan menyukai qasidah tersebut, lantas Rasulullah mengusap muka Imam al-Busiri dengan kedua  tangan . Rasulullah saw turut menyentuh bahagian tubuh Imam al-Busiri yang lumpuh dan memakaikan Imam al-Busiri dengan burdah ( mantel ).

Dan pada saat bangun dai tidurnya, Imam al-Busiri sudah sembuh dari lumpuhnya! beliau dengan segera keluar dari tempatnya untuk menceritakan kisahnya kepada orang lain. Beliaubertemu dengan seorang pemuda yang bertanya kepadanya, “Syeikh, bawakan kepadaku qasidah-qasidah yang telah kau karang tentang Nabi SAW.” Terkejut dengan permintaan pemuda tersebut, Imam al-Busiri bertanya, “Dimanakah anda mengetahui tentang qasidah yang kukarang? Aku tidak pernah menceritakannya maupun melantunkan kepada sesiapapun!!” Jawab pemuda tersebut,

“Aku bermimpi malam tadi bahawa Nabi SAW didendangkan dengan qasidah-qasidah yang cukup indah yang memuji baginda. Aku lihat baginda begitu gembira dan menyukai qasidah tersebut dan memakaikan pakaian baginda (burdah) kepada orang yang melagukan qasidah tersebut…Dan aku melihatmu dalam mimpiku!”

Sejak saat tersebut, Qasidah Burdah yang dikarang oleh Imam al-Busiri menjadi masyhur. Selain Qasidah Burdah,karya Imam al-Busiri yang terkenal adalah Qasidah Mudariyyah.

Demikian untuk postingan kali ini . Marilah kita senantiasa untuk senantiasa melantunkan Maulid-maulid ataupun qoshidah guna untuk memperoleh Ridho Allah dan juga Syafaat dari Rasulullah Saw.

Bagi yang ingin mendownload Maulid burdah ini bisa kunjungi disini Download MP3 Maulid Burdah Lengkap

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Komentar

wpDiscuz